PESTA KEMBANG API DISAKSIKAN SBY

PESTA KEMBANG API WOC-CTI SUMMIT MANADO

SEKITAR pukul 21.30 Wita, Kamis (14/5) malam tadi, warga Manado disuguhkan pesta kembang api yang dilaksanakan managemen Grand Kawanua International City, dalam rangka memeriahkan WOC – CTI Summit yang digelar di Manado. Lebih istimewa lagi, panitianya juga berada di Indonesia dan Sulut sehingga dapat disaksikan warga Sulut pada umumnya. […]

Managing Direktur Grand Kawanua International City (GKIC), Widijanto kepada wartawan saat sedang berlangsungnya Pesta Kembang Api mengatakan, persembahan pesta kembang api yang spektakuler diharapkan menjadi tontonan menarik bagi warga kota dan para delegasi WOC serta pemipin negara yang kini sedang mengikuti konferensi kelautan dunia sekaligus menandatangani Deklarasi Manado . “Angkasa di sekitar Grand Kawanua benar-benar diwarnai dengan kembang api sebagai syukuran pelaksanaan WOC dan CTI di Manado,” kata Widjanto.

Dikatakan, pesta kembang api ini didedikasikan bagi warga Manado dan sekitarnya yang telah bahu membahu mempersiapkan dan menyukseskan konferensi international pertama di Manado. “Kami ingin warga Manado dalam segala strata dapat menyaksikan pesta kembang api ini,” katanya.

Bila pesta kembang api pada pembukaan Olimpiade di China membuat dunia tercengnang, pesta kembang api inipun dimeraihkan dengan berbagai jenis kembang api yang didatangkan langsung dari negeri Cina, atau berasal dari supplier yang sama dengan kembang api monumental yang digunakan pada Olimpiade Bejing yang lalu. Dengan berat kurang lebih 3-4 ton, kembang api akan ditempatkan pada tujuh titik di areal dekat pintu gerbang Grand Kawanua International City.

Jumlah ledakan juga sangat spektakuler, karena biasanya hanya 5000 ledakan, tetapi pesta kembang apinya disaksikan langsung Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono bersama rombongan, delegasi WOC dan warga Manado  ini mencapai 19.000 ledakan dalam waktu 10 menit.  “Ini suatu celebration, perayaan yang membuat kita semua bahagia,” kata Widijanto memberi alasan.

Ia menjelaskan, letupan dan percikan kembang api pada umumnya memberikan sensasi keindahan luar biasa pada penonton, karena ketika meletup di udara  menimbulkan bunyi-bunyian yang beraneka ragam dan memancarkan percikan-percikan bunga api yang membentuk corak bunga berwarna-warni dan ragam bentuk juga.

Kembang api yang baru saja anda ini terdiri dari  37 jenis, jumlah total 706 unit dengan ukuran di bawah 2 inchi, dan akan menghasilkan 19.000 kali ledakan/tembakan dari Kawasan Kairagi. “Kembang api akan meledak selama 10 menit,” tukasnya. Ada dua jenis kembang api yang digunakan, yaitu cake yang dalam beberapa detik dapat menembakkan 49 kali percikan-percikan api, atau mix effects with crackling dalam 30 detik meletup 100 kali. Ada juga jenis lain seperti shell yang hanya meletupkan satu kali, misalnya Single dan Double break peanut shell.

Untuk mendatangkan kembang api tersebut, managemen Grand Kawanua harus menguras koccek sekitar Rp 400 juta belum termasuk biaya pengamanan dan lain-lain. “Semuanya dipersembahkan untuk warga Sulut,” kata Widijanto meyakinkan.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s