KINI TELAH TERSEDIA HIDANGAN DI DEPAN MATA. MANA YANG BAKAL MENENTUKAN MASA DEPAN BANGSA KITA, BANGSA INDONESIA

MEGA-PRO RESMI BERSATU, SBY-BERBUDI OK, JK-WIN PANTANG MUNDURSBY-berbudi

INDONESIA ELECTION/MEGAWATIJUMAT malam, pasangan MEGA-PRO, mengumumkan kepada Bangsa Indonesia, bahwa mereka sudah sepakat menjadi CAPRES-CAWAPRES, dan siap bertarung pada 8 Julii 2009. Begitupun dengan SBY-BERBUDI, telah berhasil mendeklarasikan kebersamaan mereka, berjuang bersama dan bekerja bersama. Sedang JK-WIN, sudah lebih dulu memplokamirkan tekat mereka, bersatu dalam PILPRES NANTI.

CATATAN: […]

1. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah resmi mencalonkan diri sebagai calon presiden 2009-2014 bersamatiga jagoan 2009Boediono (SBY Berbudi), Jumat (15/5). Deklarasi ini berlangsung di Gedung Sabuga, Bandung. Ketika berpidato saat deklarasi, SBY mengatakan, bahwa dia bukan superman. “Saya bukan Superman. Saya hanya manusia biasa, perlu dukungan rakyat agar sempurna,” kata SBY.

Soal kenapa ia memilih Boediono yang banyak mengundang kontroversi, sehingga hamper ditingal beberapa partai pengusung, SBY menjawabnya dengan tenang. “Boediono dipilih karena ia seorang muslim yang setia, jujur, pekerja keras dan jauh dari keinginan mau cari muka. Dalam mengemban tugas ia tidak ada kepentingan bisnis ataupun politik,” kata SBY dengan nada datar.

Sementara Boediono yang berpidato tanpa teks ini mengaku bahwa penunjukkan memang banyak kontroversi, tapi itulah demokrasi. “Saya tidak pernah mimpi jadi Cawapres. Semoga Indonesia lebih baik,” kata Boediono yang tampil dengan stelan kemeja lengan panjang warna merah ini.

Boediono diberi tahu SBY soal Cawapres pada Sabtu, 9 Mei 2009. Setelah berpikir cukup panjang, Boediono pun menerima pinangan SBY.  “Finalnya pada hari Sabtu, saya diberitahu oleh Pak SBY,” kata Boediono saat wawancara eksklusif dengan TVOne di Sabuga, Bandung, Jumat (15/5/2009) pukul 21.00 WIB seusai deklarasi SBY-Boediono. Acara wawancara itu disaksikan oleh para pimpinan parpol pendukung koalisi SBY-Boediono.
Boediono menjelaskan memang ada banyak nama cawapres yang masuk ke kantong SBY. “Saya kira nama-nama itu memang cukup banyak, kemudian mengerucut. Itu pun saya tidak pasti akan sebagai pilihan SBY,” ujar dia.
Menurut dia, penentuan dirinya sebagai cawapres cukup panjang. Setahu Boediono, memerlukan waktu 2-3 minggu. “Sebelumnya ada pertemuan-pertemuan, baik bertemu Pak SBY di Cikeas, maupun Istana. Tidak hanya sekali. Finalnya ya pada hari Sabtu,” kata Boediono.

Sisi lain, PKS yang disebut-sebut keluar dari koalisi karena tidak menyetujui SBY berpasangan dengan Boediono akhirnya mendukung penuh pencalonan Boediono sebagai cawapres SBY. Dukungan ini dipastikan setelah sejumlah petinggi PKS melakukan pertemuan tertutup bertemu SBY di Hotel Sheraton, Bandung,  “Soal power sharing ada dibicarakan. Tapi detilnya nantilah setelah menang. Ini kan menang saja belum,” kata Sekjen PKS Anis Matta usai acara deklarasi pasangan “SBY-Berbudi” di Gedung Sabuga, Jl Taman Sari, Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/5/2009).
Untuk sekarang ini, menurut Anis, PKS lebih mementingkan blue print koalisi. Anis menegaskan, poin koalisi dengan Partai Demokrat berjumlah 10 buah. Sementara itu, Presiden PKS Tifatul Sembiring justru enggan mengomentari hasil pertemuan di Sheraton. Tifatul selalu menghindar saat ditanyakan mengenai materi pembicaraan. “Soal kursi, tentu saja minta kursi wapres, tapi itu kan nggak dikasih. Kalau kurang kursi banyak kursi di rumah saya,” candanya.

2. Megawati Soekarnoputri telah memiliki tugas khusus bagi Prabowo Subianto jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden pada Pilpres mendatang. Prabowo akan mengurusi hal-hal yang terkait ekonomi kerakyatan. “Kalau sekiranya saya dapat terpilih menjadi presiden RI kembali dan Bapak Prabowo sebagai wapres saya, maka di dalam penugasan yang saya akan berikan pada beliau, beliau akan melaksanaakn hal-hal yang berhubungan dengan ekonomi kerakyatan Indonesia,” kata Mega.

Hal itu dikatakan dia saat pendeklarasian pasangan Megawati-Prabowo di Kediaman Mega, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/5/2009) pukul 23.30 WIB. Jumpa pers di ‘Rumah Perjuangan’ ini dihadiri para politisi dua parpol tersebut dan massa pendukung.

Dikatakan Mega, program-program ekonomi kerakyatan ataupun hal-hal yang konstruktif akan dilakukan secara bersama-sama. Program itu, kata Mega, juga menjadi syarat dukungan yang diberikan oleh masyarakat. Menurut Mega, dirinya dan Prabowo ingin berjuang bersama dalam rangka mensejahterakan rakyat melalui visi misi ekonomi kerakyatan. Selain itu, juga dalam upaya menjalankan apa yang menjadi keinginnan Bung Karno sebagai founding fathers, yakni bisa berdiri di bawah kaki sendiri (berdikari). “Karena seperti tadi yang dikatakan oleh beliau (Prabowo) negara kita yang kaya raya ini seharusnya dapat kita bangun bersama untuk tujuan yang mulia,” pungkasnya.

Duet Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto sebagai capres dan cawapres terwujud setelah melalui perjalanan yang cukup panjang. Ketika terjadi diel final di Batu Tulis, keadaan di kediaman Mega berubah total, menjadi ramai, penuh sesak dan spanduk langsung betebaran. Namun berbeda dengan situasi di Kediaman Mega di Teuku Umar, suasana di Markas Partai Gerindra tampak sepi.
Pantauan detikcom, Sejak pukul 19.30 WIB, Jumat (15/5/2009), Kantor DPP Gerindra di Jl Brawijaya IX tampak sepi. Tidak nampak ada petinggi partai yang hadir di sana.Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi telah meninggalkan kantornya sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada komentar yang keluar dari mulutnya terkait pengumuman deklarasi pasangan ini. “Nanti ya,” ujarnya sembari menaiki mobilnya.
Prabowo dan Megawati melakukan pertemuan di Istana Batu Tulis Bogor hingga pukul 21.15 WIB. Dan pada pukul 22.15 WIB, Prabowo sudah tiba di Teuku Umar untuk menghadiri pengumuman duet Mega-Pro. (dtc/002)

3. Modal Kekuatan JK-Win, SBY-Berbudi, dan Mega-Pro tiga jagoan 2009

Tiga pasangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) akan berlaga dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009. Tiga pasangan ini memiliki modal awal untuk persyaratan pendaftaran ke KPU. Modal awal SBY-Boediono paling besar.
Ketiga capres-cawapres itu akan mendaftar ke KPU Sabtu (16/5/2009). Sesuai UU Pemilihan Presiden, pasangan capres-cawapres bisa mendaftar ke KPU bila didukung olah parpol atau koalisi parpol yang memiliki minimal 25% suara sah nasional atau 20% kursi DPR.
Berikut data modal awal yang dimiliki oleh tiga pasangan itu:

SBY-Boediono
Didukung oleh: Partai Demokrat, PAN, PKS, PKB, PPP, PBB, PNBK, PKPI, Republikan, PBR, PKPB, dan parpol kecil lain
Kekuatan suara sah nasional: 51,72% lebih
Kekuatan kursi DPR: 56,07%

JK-Wiranto

Didukung Partai Golkar dan Hanura
Kekuatan suara sah nasional: 18,22%
Kekuatan kursi di DPR: 22,32%

Mega-Prabowo
Didukung oleh: PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Buruh, Pakar Pangan, Partai Kedaulatan, Partai Merdeka, PPNU, PSI dan PIS
Kekuatan suara sah nasional: 18,74%
Kekuatan kursi DPR: 21,6 %
(dtc/002)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s