KAWANUA AEROWISATA HOTEL, DIRESMIKAN

KAWANUA AEROTEL RESMI DIOPERASIKAN (Kiriman * Hilda Margaretha)

GEDUNG kantor penghubung Pemprop Sulut di Jakarta yang juga difungsikan sebagai perhotelan dengan nama Kawanua Aerotel, Selasa (30/03/10), resmi soft launching. Menariknya, pengoperasian gedung mewah yang terletak di Jalan Cempaka Putih Timur XXIV nomor 10 Jakarta Pusat itu, didoakan Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) yang baru saja dilantik, Pdt Piet Marthen Tampi STh MSi. [….]

Tak itu saja, dalam momen yang dihadiri Gubernur Sulut Drs Sinyo Harry Sarundajang, Sekprop Sulut Drs Robby Mamuaja, beserta seluruh jajaran dan sejumlah bupati dan walikota, serta kalangan muspida, tokoh agama serta Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Direktur Utama PT Aerowisata Alex Maneklaran itu, berlangsung penuh kekeluargaan.

Terutama saat SHS menyampaikan joke-joke dalam sambutannya atas kerjasama yang baik dengan PT Garuda. “Semula pak Emir meminta agar hotel ini dinamakan Aerotel Kawanua. Tetapi saya kembali menyampaikan bahwa Kawanua harus di depan,” ungkap-nya seraya menambahkan optimismenya bahwa tangan dingin Emir, akan membawa banyak keberhasilan bagi operasional Kawanua Aerotel sebagai hotel berbintang tiga.

“Di gedung ini juga terdapat kantor penghubung. Untuk itu saya berharap agar pak Emir juga dapat mempromosikan Sulut kepada setiap tamu-tamu yang datang. Lebih baik lagi jika penerbangan yang saat ini hanya satu kali dalam sehari dapat ditambah,” ujarnya disambut tepukan undangan.

Pada kesempatan soft launch-ing itu, SHS juga mengingatkan seluruh pejabat yang hadir, saat melakukan perjalanan dinas ke Jakarta, diwajibkan untuk menginap di Kawanua Aerotel. “Pejabat diwajibkan untuk menginap di Kawanua Aerotel. Mengingat biaya perjalanan dinas pejabat, mulai dari anggota DPRD hingga pemerintah propinsi/kabupaten/kota setiap tahun-nya menyerap miliaran ru-piah,” tandasnya.

Gedung kantor penghubung yang memiliki 11 lantai dengan satu basement tersebut, secara garis besar terdiri dari 79 ruang tidur dan kapasitas lahan parkir yang cukup luas, yakni dapat menampung 49 unit kendaraan. Fasilitas lainnya adanya restoran internasional dengan makanan khas Manado yang berada di lantai dua, serta function room yang mampu menampung 365 orang ini, merupakan hotel yang ke-11 yang dikelola oleh PT Aero-wisata.

Tak itu saja, posisinya yang strategis karena berada di jantung Kota Jakarta itu, yakni berjarak 18 kilometer dari pusat kota dan 35 kilometer dari Bandara Soekarno-Hatta mempunyai aksesibilitas yang tinggi. Dengan begitu akan memberikan kemudahan da-lam menjalankan aktivitas. “Saya berharap aset kebang-gaan Sulut yang dikelola oleh Aerowisata ini akan meningkat-kan pendapatan dan ekonomi masyarakat Sulut,” ujar Satar.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Drs Adry Manengkey SE MSi mengatakan bahwa proses kerjasama pengelolaan Kawa-nua Aerotel berlaku dengan sistem kontrak yang akan dilakukan adjustment setiap lima tahun sekali. Dimana ditetapkan bahwa sesuai de-ngan perhitungan appraisal yang didasarkan pada kajian Sucofindo, menetapkan bahwa pengelola diwajibkan menyetor kontribusi rata-rata sebesar Rp 200 juta per bulan atau sekitar Rp 2,4 miliar per tahun.
“Dalam perjanjian atau kon-trak kerjasama tersebut telah disepakati hak dan kewajiban masing-masing pihak. Yakni pihak pertama menyiapkan tanah, bangunan dan sebagian fasilitas. Sementara pihak kedua memberikan kontribusi ke rekening kas daerah. Selain itu juga pihak kedua memberi pembagian keuntungan hasil kerjasama sebesar 10 persen dari laba bersih, setelah pajak dan akan dibayarkan setelah hasil audit dari kantor akuntan publik,” paparnya sembari menambahkan bahwa pengelola hotel juga diwajibkan mem-pekerjakan 50 persen tenaga kerja asal Sulut.

Seperti diketahui, Kawanua Aerotel yang dibangun di lahan seluas 2.014 meter persegi itu, memiliki luas bangunan permanen lebih kurang 8.234.39 meter persegi. (* Wartawan Harian Komentar Manado)

Total Rincian Alokasi Dana dari 2007-2009
1. Konsultasi Manajemen Konstruksi Rp 1.336.670.000
2. Konsultan Perencana Rp 1.539.626.000
3. Konstruksi Bangunan Rp 59.346.340.000
4. Mekanikal dan Elektrikal Rp 10.362.800.000
5. Konsultan Perencana Interior Rp 262.378.000
6. Interior dan Furniture Gedung Rp 7.056.220.000
Total Biaya Pembangunan Rp 79.004.034.000
Sumber: Dinas Pekerjaan Umum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s