SULAWESI UTARA MAJU PESAT. KINI MENJADI INCARAN DUNIA

MANADO MENJADI INCARAN DUNIA (Kiriman: JEFFREY RAWIS)

Jeffrey Rawis

Barusan kawan saya, bung Rahmad Nasution, melaporkan dari Brisbane, Australia, bahwa sejumlah perwakllan diplomatik RI akan bertemu di Manado, Sulawesi Utara, untuk membahas persoalan kawasan, khususnya Asia Tenggara.  Tanpa mencampuri target yang ingin dicapai para diplomat itu, maka semakin jelas kepada kita, kini, bahwa ‘pandangan visioner seorang Sam Ratulangi (1930-an), semakin bertambah-tambah realitasnya. [….]

Manado, Sulawesi Utara, sebagai bagian integral dari ‘Pasifik Basin’, pusat percaturan global Millenium Ketiga (1000 tahun ketiga sesudah KRISTUS), memang semakin strategis posisinya dalam geo politik, geo ekonomi, geo sosial dan kultural, maupun geo lainnya.

Untuk tak berpanjang-panjang, mari simaklah ‘laporan’ kawan baik saya itu (Judul: SEJUMLAH DUBES RI BAHAS ASEAN DI MANADO) langsung dari Australia, yang berhasil saya dokumentasikan. Semoga bermanfaat: BRISBANE – Sejumlah duta besar dan kepala perwakilan RI di dua puluhan negara akan bertemu di Manado, Sulawesi Utara, pada akhir pekan ini guna membahas masalah Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

“Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Primo Alui Joelianto juga sudah berangkat Selasa (28/7),” kata Minister Counselor Urusan Politik KBRI Canberra, Samsu Rizal, kepada koresponden ANTARA yang menghubunginya dari Brisbane, Rabu pagi.

Rapat koordinasi (Rakor) para kepala perwakilan RI dari negara-negara anggota ASEAN dan negara-negara mitra organisasi regional di Manado itu sangat penting untuk kemajuan ASEAN di tengah dinamika kawasan dan global yang kompleks saat ini dan di masa mendatang.  “Saya kira perlu ada pandangan-pandangan dari negara-negara mitra wicara ASEAN tentang aspek kekinian dan masa depan organisasi regional ini,” katanya.

Pandangan-pandangan para Dubes RI dari negara-negara mitra wicara ASEAN tentang ASEAN yang sejak dideklarasikan tahun 1967 sudah mengalami kemajuan yang sangat berarti itu dirasa penting guna membangun satu kesatuan aksi untuk lebih mendorong perkembangan organisasi ini ke depan, kata Samsu Rizal. “Dibandingkan beberapa organisasi regional lainnya, kemajuan ASEAN cenderung lebih stabil baik dari aspek politik maupun ekonomi terlepas dari masih adanya persoalan Myanmar,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Robby Mamuaja, mengatakan, Rakor para Dubes RI tersebut akan berlangsung dari 31 Juli hingga 1 Agustus 2009. Selain Dubes Primo, para kepala perwakilan RI yang sudah dipastikan ikut adalah para Dubes RI dari Brunei, Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Vietnam serta para Dubes RI dari negara-negara mitra ASEAN, seperti Selandia Baru, China, Korsel, Jepang, India, Belgia, Rusia, AS dan Kanada.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s