DONGGALA DALAM SENJAKALA “EKONOMI BAHARI”

Kiriman: * SUWIRYO ISMAIL

Rio Ismail

Donggala, nyaris tak dikenal lagi oleh banyak orang di lndonesia. Anak saya pun bingung karena tak lagi diajarkan bahkan tak ada lagi sesi “peta buta” di SD, SMP dan SMA. Padahal kota pantai yang nyaman dan indah ini menjadi salah satu mata-rantai “ekonomi bahari” Sulaw…esi. Terhubung dengan jalur pelayaran utama: Tagulandang, Manado, Kwandang, Toli-Toli, Mamuju dan Makassar. […..]

Juga dikenal sebagai salah satu simpul “jalur kopra” yang membujur dari Siau-Tahuna-Tagulandang (Sangihe Talaud), Amurang (Minahasa), Kwandang (Gorontalo), dan Toli-Toli. Punya sejarah kemilau di masa lalu. Namun konflik internal di kalangan gerakan Permesta (Perjuangan Rakyat Semesta) pada era 50-an maupun skema politik orde baru telah menjadikan Donggala terpinggirkan.

Pelabuhan Donggala

Tidak hanya kehilangan entitas dan kejayaan ekonomi. Tetapi juga terjebak berada pada pusaran pertarungan hegemoni dan politisasi (agama) Islam-Kriten antara jalur “wilayah segitiga Kristen” (Minahasa-Ambon-Toraja) dan “wilayah segitiga Islam” (Makassar-Gorontalo-Ternate). Ini politisasi yang diwariskan rejim kolonial yang kemudian dijadikan salah satu sentimen dan pemilahan wilayah Utara-Selatan di era Permesta; dijadikan “remote control” politik era ordebaru; dijadikan “legitimasi konflik” rasial di era reformasi; dan dijadikan alasan kekerasan politik di era Pemilu Kada.

Alhasil Donggala telah kehilangan peran politik-ekonominya yang strategis. Pelan-pelan makin banyak yang lupa sarung Donggala atau hasil laut Donggala. Kini Donggala seperti sosok tua renta yang tertatih bangkit di tengah-tengah reruntuhan sejarah “bahari ekonomi”. Ada beberapa kawan saya yang kini menjadi taruhan harapan banyak orang untuk kebangkitan itu. Ada Lutfiah Mangun (birokrat), Suraya Sultan (legislator), Ardin Tahir Cs(NGO), dan masih banyak lagi yang lain. Semoga bisa menyambung kembali diskontinuitas sejarah…. (penulis; pemerhati masalah Kedau;atan Pangan, HAM, Konsultan Komunikasi, dan WAHLI).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s