SARUNDAJANG – KANSIL – MOKODONGAN

Kolobarasi Segitiga Emas di Bibir Pasifik

The Golden Triangle; DK (Wagub/Nusa Utara), SHS (Gub/Minahasa), SRM (Sekprov/Bolmong)

MANADO – Dipilihnya Djouhari Kansil mendampingi Sinyo Harry Sarundajang di Pemilukada Sulut pada 3 Agustus nanti mendapat tanggapan positif  sejumlah tokoh masyarakat Sulawesi Utara. Apalagi, etnis Bolmong juga diakomodir dengan menempatkan Siswa Rahmat Mokodongan sebagai pejabat Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara. Ini benar-benar representasi Sulut yang paripurna.  Selain itu, diakomodirnya putera Nusa Utara merupakan langkah brilian, mengingat selama sejarah pemerintahan di Provinsi Sulut, baru kali ini warga Satal terakomodir. […..]

Dari sisi pengalaman dalam pekerjaan, baik Kansil juga Mokodongan sudah tidak diragukan lagi. Keduanya merupakan birokrat yang memiliki pengalaman permanen dalam berbagai struktur pemerintahan. Keduanya, diyakini akan mampu bahu-bahu bersinergi dengan SHS, melanjutkan fondasi pembangunan yang telah dibangun.

Pasangan Sarundajang-Kansil sebagai calon Gubernur Sulut 2010-2015 secara resmi mendaftar ke KPUD Sulut, pada pukul 23.00 WIT, diusung oleh Partai Demokrat plus sejumlah partai parlemen yakni Partai Damai Sejahtera, Gerindra, PAN, Barnas, PPP, PPI.  Saat pendaftaran, pendukung, simpatisan, juga warga umumnya menyemut memenuhi kantor KPUD Sulut hingga ke pelataran.

H. Abdullah Mokoginta, tokoh Bolmong Raya Bersatu, mengatakan, kecerdasan SHS dalam memilih pasangan benar-benar terukur . Ini adalah format idealnya pemerintahan SHS lima tahun kedepan. “Ditinjau dari berbagai sudut pandang, pasangan ini benar-benar paripurna. Format politik ideal, rancang-bangun akomodasi politik kewilayahan, etnik, dan agama, juga begitu pas,” ujar mantan Wagub Sulut ini.

Koordinator Media Center SHS, Michael Umbas menyatakan bahwa pilihan SHS terhadap Djouhari Kansil sebagai Calon Wagub dari Nusa Utara, serta mengakomodasi putera Totabuan di jajaran birokrasi tertinggi pemerintahan yakni sebagai Sekprov adalah wujud kearifan yang dalam sekaligus potret kebhinekaan SHS yang nasionalis.”Perenungan panjang yang berbuah pada keputusan bijak dan cerdas dalam konteks membangun Sulut  yang lebih baik ke depan,” tukasnya.

Sedangkan bagi Benny Ramdani, anggota Dewan Propinsi, pasangan ini cermin pluarisme Sulawesi Utara yang dikenal sebagai daerah multi etnik, multi agama, dan multi kultur. Posisi SHS (Minahasa) sebagai Gubernur, Djouhari Kansil (Nusa Utara) Wagub, dan Rahmat Mokodongan (Bolmong) sebagai Sekprov, ini komposisi kepemimpinan Golden Triangle (segitiga emas). Komposisi ini sebagai grand design tata harmoni dan keseimbangan politik yang paling sejati. “Sebagai sosok pemimpin nasional sejati SHS telah mengambil keputusan politik yang tidak sekedar tepat, tapi juga benar. Dalam sejarah pemerintahan propinsi Sulut, belum pernah terjadi kader dari Nusa Utara menempati posisi wakil gubernur. Dan, juga belum pernah terjadi putera Bolmong menempati posisi sebagai Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara,” ujar Rhamdani beralasan.

Mantan Ketua DPRD Sulut, Syahrial Damopoli berpendapat sama. Bahwa apa yang diputuskan SHS sebagai calon gubernur dalam memilih pendampingnya merupakan putusan cerdas yang sulit diperhitungkan. “Menyatukan suku, etnis dan golongan bukan pekerjaan mudah. Tapi, ini mampu dilakukan seorang SHS. Ini sudah gambaran kecemerlangan Sulut kedepan,” kata Damopoli.

Sementara  Pdt Firdaus Majusip, MTh,  mantan Ketua Sinode GERMITA yang saat ini menjabat sebagai Ketua Majelis Pengembala Sinode GERMITA, mengatakan sangat mendukung pasangan SHS-Djouhari Kansil. “Ini suatu penghargaan yang sangat tinggi dengan dipilihnya tokoh Nusa Utara pendamping SHS. Pilihan ini merupakan suatu apresiasi besar yang telah ditunjukkan SHS bagi warga Nusa Utara,” katanya sambil menghimbau warga Nusa Utara agar mendungkung sekaligus memenangkan pasangan ini.

Menurut Majusip, dipilihnya Djouhari Kansil sudah sangat tepat. Kansil bukan hanya representasi masyarakat Nusa Utara tetapi juga warga Sangihe besar dimana-dimana. “Olehnya, saya berharap warga Nusa Utara untuk menyatukan pandangan, konsolidasi dan memilih pasangan yang paripurna ini,” harap Majusip.

Di mata, Marthinus Manoi, SH, mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut berpendapat, dipilihnya Djouhari Kansil sebagai calon Wakil Gubernur mendamping SHS, menandakan tokoh Nusa Utara sudah diperhitungkan. Karenanya, Manoi menghimbau seluruh warga Nusa Utara untuk mendukung sekaligus memenangkan SHS-Djouhari Kansil. “Harus didukung penuh,” tandasnya bersemangat.

Manoi lantas berceritera tentang dampak dari menyatunya etnis besar Minahasa, Bolaang Mongondow dan Sangihe Talaud. Ini telah membuat terputusnya kesenjangan dominasi job diantara warga Sulut pada umumnya. Pelantikan Rahmat Mokodongan sebagai Sekprop, telah membuka mata warga Bolmong yang (katanya) merasa ditingalkan. Selain itu, dipilihnya Djouhari Kansil sebagai calon Wagub di Pemilukada, telah menjembatani kesenjangan warga Nusa Utara yang selama ini merasa dilupakan. “SHS tidak hanya memberi jabatan Sekprov sebagaimana keinginan masyarakat Sangie Talaud. SHS malah mengajak putera Sitaro sebagai representasi warga Sangihe Talaud, untuk bersama ikut dalam merancang-bangun Sulut kedepan. Ini suatu apresiasi yang tinggi, yang diberikan Sarundajang kepada dua etnis Satal dan Bolmong,” demikian Manoi. (mcs)

BIODATA

NAMA                                   :    DRS. DJOUHARI KANSIL, M. Pd

NIP                                        :    195812231984031002

PANGKAT/GOL. RUANG       :    PEMBINA UTAMA MADYA, IV/d

TEMPAT/TGL LAHIR             :    ONDONG SIAU, 23 DESEMBER 1958

ALAMAT                               :    KELURAHAN KOMBOS BARAT, KEC. SINGKIL, KOTA MANADO

AGAMA                                :    KRISTEN PROTESTAN

JABATAN                              :    KEPALA DINAS

NAMA INSTANSI                   :    DINAS PENDIDIKAN NASIONAL PROVINSI SULAWESI UTARA

ALAMAT KANTOR                :    JL. DR. SAM RATULANGI, NO. 35 MANADO

NAMA ISTRI                          :    MIKE TATENGKENG

NAMA ANAK                         :    1. INGRID I. M. KANSIL

2. MARIO Y. KANSIL

  1. I. RIWAYAT PENDIDIKAN
  2. SD                                                                 :    TAHUN 1971
  3. SMP                                                              :    TAHUN 1974
  4. SPG                                                               :    TAHUN 1977
  5. SARJANA MUDA                                           :    TAHUN 1981
  6. SARJANA(S1) IKIP                                         :    TAHUN 1987
  7. MAGISTER PENDIDIKAN(S2)

UNIVERSITAS NEGERI MANADO DI TONDANO          :           TAHUN 2003

  1. II. PELATIHAN DALAM NEGERI:

A.     PELATIHAN DALAM NEGERI

  1. PENATARAN PENYEGARAN P4, 1986
  2. PENATARAN KURIKULUM SD, 1987
  3. PENATARAN TUTOR DAERAH, 1990
  4. PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN PPL PROG. PENYETARAAN D2 GURU SD, 1991
  5. PENATARAN TUTOR DAERAH, 1991
  6. DIKLAT PENGUJIAN PENDIDIKAN TKT. PROPINSI ANGKATAN XXXI, 1992
  7. DIKLAT NATIONAL CRITERION REFERENCED TESTING, 1992
  8. PENATARAN DAN LOKAKARYA PEREKAYASA KURIKULUM, 1993
  9. DIKLAT INSTRUKTUR GURU BINA SMP TERBUKA, 1993

10.  PELATIHAN PENGELOLA SLTP TERBUKA, 1994

11.  PEMBINAAN FILATELI, 1994

12.  PENLOK PENAGGUNG JAWAB PROYEK PENDIDIKAN KETERAMPILAN PADA SLTP, 1995

13.  PENINGKATAN PENGELOLA PROGRAM PEMBANGUNAN, 1996

14.  DISKUSI PANEL PENGKAJIAN KEBIJAKAN PENELITI DAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN  DI DATI I SULUT

15.  PELATIHAN PENINGKATAN SDM DALAM RANGKA PENGELOLA PERENCANAAN PENDIDIKAN NASIONAL, 1999

16.  SOSIALISASI PINJAMAN BANK DUNIA, 2001

17.  SEMILOKA POLA PELAYANAN PENDIDIKAN BAGI SISWA KORBAN NARKOBA, 2002

18.  KONSOLIDASI RENCANA DAN PROGRAM PEMBANGUNAN PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA TAHUN ANGGARAN 2003, JAKARTA 2002

19.  PELATIHAN PENGENALAN KOMPUTER DAN INTERNET BAGI PEJABAT ESELON II DAN III DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH SULAWESI UTARA, MANADO, 2002

20.  WORKSHOP HASIL STUDI PENDIDIKAN MENENGAH UMUM, JAKARTA 2002

21.  WORKSHOP PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI DAN PENDEKATAN CTL, SURABAYA 2002

22.  LOKAKARYA PENYIAPAN TENAGA PENYUSUN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA, JAKARTA 2002

23.  TEMU KONSULTASI DAN KOORDINASI PENYUSUNAN PROGRAM KEOLAHRAGAAN TERPADU, YOGYAKARTA 2003

24.  RAPAT KOORDINASI PROGRAM PENDIDIKAN UNTUK SEMUA(PUS), SURABAYA 2003

25.  PEMAKALA PADA SEMINAR PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SULAWESI UTARA, FMIPA UNIMA 2003

26.  SOSIALISASI DAN SINKRONISASI KEBIJAKAN OPERASIONAL BIDANG KEOLAHRAGAAN, JAKARTA 2004

27.  RAPAT KOORDINASI PENYUSUNAN RENCANA DAN PROGRAM BIDANG PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA SE INDONESIA, SUMATERA SELATAN 2004

28.  SOSIALISASI DAN SINKRONISASI PELAKSANAAN SMP TERBUKA SE INDONESIA, JAKARTA 2004

29.  WORKSHOP PELAKSANAAN SEKOLAH STANDART NASIONAL DAN SEKOLAH MENUJU STANDART INTERNASIONAL SE INDONESIA TIMUR, 2004

30.  STUDI BANDING RERGIONAL EDUCATION DEVELOPMENT IMPROVEMENT (REDIP), SEMARANG 2004

31.  RAKOR PENGAWASAN DI BIDANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH, YOKYAKARTA 2005

32.  RAKOR PENGADAAN GURU BANTU, JAKARTA 2005

33.  SEMINAR PENCEGAHAN KKN DI BIDANG PENDIDIKAN, JAKARTA 2005

34.  RAKOR BIDANG PENDAYAGUNAAN APARATUR PEMERINTAHAN DAERAH NEGERI, JAKARTA 2006

35.  RAKOR KEPALA BADAN DIKLAT SE INDONESIA, JAKARTA 2006

36.  RAPAT KOORDINASI PENGELOLAAN TENAGA PENDIDIKAN, BOGOR 2007

37.  TEMU KONSULTASI NASIONAL GERAKAN NASIONAL PENUNTASAN PEMBERANTASAN BUTA AKSARA(GNP-BA), JAKATRA 2007

38.  SEMINAR LOKAKARYA MINAT BACA DAN PEMBANGUNAN PERPUSTAKAAN, JAKARTA 2007

39.  PEMAKALAH REMBUG NASIONAL DEPDIKNAS RI, FEBRUARI 2008

40.  PEMAKALAH PADA WORKSHOP TEKNOLOGI DAN INFORMASI PENDIDIKAN, DEPARTEMEN PENDIDIKAN RI, MARET 2008

41.  MENGIKUTI PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL DI ISTANA NEGARA JAKARTA, TAHUN 2010

42.  PESERTA RAKOR PENGENTASAN KEMISKINAN DI BALI BERSAMA PRESIDEN RI, TAHUN 2010

B.    PELATIHAN DI LUAR NEGERI:

  1. EDUCATION MANAGEMENT TRAINING, EDITH COWAN UNIVERSITY PERTH AUSTRALIA, TAHUN 1997
  2. PRIMARY AND SECONDARY EDUCATION ADMINISTRATION, NAGOYA UNIVERSITY, JEPANG TAHUN 1999
  3. STUDI BANDING/PENJAJAKAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI SISWA SMK, DI SINGAPORE
  4. MONITORING KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI SISWA SMK DI DAVAO, PHILIPINA TAHUN 2003.
  5. ACTION STUDY PRAKERIN SISWA SMK KE LUAR NEGERI DI MALASIA, TAHUN 2009
  6. PIMPINAN ROMBONGAN KARYA STUDI DAN WISATA TIM PASKIBRAKA DAN SISWA TELADAN SULAWESI UTARA KE MALASIA DAN SINGAPURA, AGUSTUS 2009.
  7. COUNTERPART TRAINING JICA DI NEGARA JEPANG, DESEMBER 2009.
  1. III. DIKLAT PENJENJANGAN
    1. SPALA, MANADO 1994
    2. SPAMA, JAKARTA 1999
    3. DIKLAT PIMPINAN TINGKAT II, JAKARTA 2003
  1. IV. RIWAYAT PEKERJAAN
    1. A. KEPANGKATAN DAN GOLONGAN
      1. PENATA MUDA, III/a  TERHITUNG APRIL 1984
      2. PENATA MUDA TINGKAT I, III/b TERHITUNG 1 APRIL 1987
      3. PENATA, III/c, TERHITUNG 1 APRIL 1991
      4. PENATA TINGKAT I, III/d, TERHITUNG 1 APRIL 1995
      5. PEMBINA TINGKAT I, IV/a, TERHITUNG 1 APRIL 1999
      6. PEMBINA TINGKAT I, IV/b, TERHITUNG 1 APRIL 2001
      7. PEMBINA UTAMA MUDA, IV/c, TERHITUNG 1 APRIL 2005
      8. PEMBINA UTAMA MADYA, IV/d, TERHITUNG 1 APRIL 2009
  1. B. PENGANGKATAN JABATAN
    1. GURU SPG DON BOSCO TOMOHON, 1984
    2. WAKIL KEPALA SPG DON BOSCO TOMOHON, 1990-1991
    3. PEMBANTU PIMPINAN BIDANG DIKMENUM KANWIL DEPDIKBUD PROPINSI SULAWESI UTARA, 1991
    4. KEPALA SEKSI SEKOLAH SWASTA BIDANG DIKMENUM, 1996-1997
    5. KEPALA SEKSI TENAGA TEKNIS BIDANG DIKMENUM, 1997-2000
    6. KEPALA BAGIAN PERENCANAAN KANWIL DEPDIKBUD PROPINSI SULAWESI UTARA, JANUARI 2000-JUNI 2001
    7. KEPALA SUB DINAS PENDIDIKAN MENEGAH DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROPINSI SULAWESI UTARA, JUNI 2001-MEI 2003
    8. WAKIL KEPALA DINAS PENDIDIKAN NASIONAL PROPINSI SULUT, MEI 2003-APRIL 2006
    9. KEPALA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PROPINSI SULUT, APRIL 2006-MEI 2007

10.  KEPALA DINAS PENDIDIKAN NASIONAL PROVINSI SULUT MEI 2007- SEKARANG.

  1. V. KARYA ILMIAH:
  2. PENULIS BUKU JUDUL : MANAJEMEN KOLABORASI BERBASIS PRODUKTIVITAS KERJA,

CETAKAN KE – I, TAHUN 2003, PENERBIT MEDIA PUSTAKA, JAKARTA

CETAKAN KE – II, TAHUN 2007, PENERBIT, TERATAI EMAS, MANADO

CETAKAN PERTAMA DALAM BAHASA ASING (INGGRIS), TAHUN 2008

  1. VI. PENGHARGAAN:
  2. INTERNATIONAL BUSINESS EXECUTIVE AWARD (IBEX), 9 NOVEMBER 2003
  3. SATYA LENCANA ADTYA KARYA MAHATVA YODHA

PRESTASI DALAM PENGEMBANGAN KARANG TARUNA TINGKAT PROVINSI SULAWESI UTARA, 29 NOVEMBER 2007

  1. SATYA LENCANA PENGABDIAN “20 TAHUN”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s