Konferensi Propinsi PWI Sulut “Deadlock”

  • PWI Pusat Ambil Kendalai Kepengurusan PWI Sulut

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengambil alih kendali organisasi PWI Sulawesi Utara untuk sementara sampai terpilihnya pengurus yang definitif 2015-2020. Pengambilalihan kendali organisasi oleh Pengurus Pusat karena dalam Konfrensi Propinsi PWI Sulawesi Utara pada 25 Juli 2015 lalu, gagal memilih pengurus yang baru.

Pengurus PWI Pusat diwakili Ketua Bidang Daerah, Atas S. Depari menjelaskan bahwa sebagaimana ketentuan dalam PD/PRT BAB V, pasal 18 ayat 5, bahwa dalam hal Konferensi Provinsi gagal memilih Ketua Provinsi dan Formatur, Konferensi harus diulang dalam jangka waktu paling lama 45 hari dengan ketentuan bahwa untuk mencegah kevakuman, Pengurus Pusat membentuk Caretaker Pengurus Provinsi yang bertugas mempersiapkan Konferensi Provinsi Ulang.[…]

Konferensi Pwovinsi PWI Sulawesi Utara mengalami deadlock menyusul adanya ketidaksesuaian data pemilih dan kartu suara yang ada. Sebagaimana data tetap yang ada, jumlah daftar pemilih berjumlah 84 orang anggota, namun setelah dihitung di hadapan saksi, yang ada hanya 77 surat suara. Ketidaksesuaian jumlah dipetanyakan seorang peserta.

Mengklarifikasi pertanyaan seorang peserta konferensi tersebut, Pimpinan Sidang, Jemmy Senduk, menjelaskan, memang terjadi salah pengertian penjelasan. “Saya mohon maaf atas kekeliruan informasi. Sebab, setelah diteliti dengan saksama bahwa angka 84 adalah benar jumlah wajip pilih sebagaimana data yang dikeluarkan PWI Pusat. Tapi, yang menggunakan hak pilihnya hanya berjumlah 77 orang anggota,” jelas Senduk.

John Tangkilisan, menambahkan bahwa yang menjadi masalah jika terjadi penggelembungan suara. Misalnya pemilihnya 77 orang sementara kertas suara yang masuk berjumlah 84 suara.Tangkilisan pun menawarkan solusi, “Bagaimana kalau masing-masing kandidat ditambah 2 suara; 1 suara abstain, agar selisi 7 suara (84-77) bisa pas. Kan perhitungan belum dimulai,” kata wartawan senior dari TVRI Manado ini.

Namun karena terus terjadi protes, maka sidang diskors untuk sementara. Dan, akhirnya, karena tidak diperoleh jalan keluar, PWI Pusat mengambil alih pimpinan sidang dan memutuskan Konferensi Provinsi PWI Sulut gagal memilih pengurus. Dengan demikian berlaku peraturan sebagaimana yang diatur dalam PD/PRT BAB V, Pasal 18 ayat 5.

Tidak Siap

Sementara itu, beberapa perserta mengomentari terjadinya deadlock pelaksanaan konferensi propinsi PWI Sulut akibat ketidaksiapan pelaksanaan. “Anda bayangkan, tadi kan salah satu alasannya tata tertib tidak dibahas. Lah…bagaimana tata tertib mau dibahas. Jadwal sudah masuk pada pertanggungjawaban pengurus, sementara tata tertib belum berada di tangan peserta. Masih difotocopy,” jelas Ramon Wowor.

Selain itu, tambahnya, bagaimana konferensi tidak “kacau”, peserta dan bukan peserta sudah sulit dibedakan. Semua bebas berbicara sesuka hati, tanpa bisa diklarifikasi soal kepesertaan. Tapi, memang dari awal sudah terlihat kurangnya koordinasi antarpengurus juga dengan panitia pelaksana konferensi.

“Satu contoh, pelaksanaan konferensi dijadwalkan pertama akan berlangsung tanggal 15 Juni 2015 karena masa kepengurusan 2010-2015 akan berakhir 23 Juni 2015. Dengan alasan yang tidak jelas, konferensi ditundah 27 Juni 2015. Selanjutnya dengan alasan menyesuaikan dengan jadwal gubernur, konferensi ditundah pelaksanaannya hingga 25 Juli 2015. Ada apa ini?. Oh, ternyata jawabannya di UKW. Soalnya, salah satu kandidat, dijadwal pelaksanaan konferensi semula, salah satu calon belum bersertifikat Wartawan Utama karena belum mengikuti UKW,” ujar Wowor.

Untuk itu, tambah Joab Palilingan juga Jules Rompas, kita berharap dengan diambilalihnya kepengurusan PWI Propinsi Sulawesi Utara sekaligus pelaksanaan Konferensi Propinsi oleh pengurus PWI Pusat, kita mengharapkan pelaksanaanya dapat berlangsung lebih baik. (CS/01)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s