Anggaran Bidang SDA Dinas PU Sulut Rp 35,5 Miliar

Anggaran Pemeliharaan Daerah Irigasi Noongan Capai Rp 4,5 Miliar

Minahasa, CS – Upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara membangun jaringan irigasi guna menopang produksi pertanian khusunya padi sawah terus dilakukan meskipun secara bertahap karena menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia.  “Pemeliharaan jaringan irigasi terus dilakukan namun semuanya disesuaikan dengan anggaran yang tersedia dari ABPD,” kata Kepala Dinas Pekerjaaan Umum Propinsi Sulut, Ir JE Kenap melalui Kabid Sumber Daya Air, Ir Janus Sumanti. [….]

Dikatakan, untuk tahun anggaran 2016 ini, anggaran pemeliharaan jaringan irigasi mencapai Rp 23 miliar, tersebar di Minahasa Raya dan Bolmong Raya. Untuk Bolmong raya terdiri dari tujuh paket senilai Rp 10 miliar dan Minahasa Raya lima paket senilai Rp 13 miliar lebih.

Menurutnya, anggaran Bidang SDA di Sulut  tahun 2016 mengalami penurunan  yaitu Rp 35,5 miliar, dibanding tahun sebelumnya  yang mencapai Rp 41 miliar. Dari Rp 35,5 Miliar, anggaran untuk pembangunan/pemeliharaan  Irigasi mencapai Rp 23 milir, sisanya untuk penguatan sungai, antara lain Sungai Tanawangko Kabupaten Minahasa yang mendapat alokasi anggara  Rp 4,2 miliar.

Proyek di Sungai Tanawangko adalah pemasangan batu, sementara sungai lainnya pemasangan bronjong. “Anggaran paling besar untuk sungai ada di Balai Sungai yang dibiyaia APBN Pusat,” katanya.

Lebih jauh Janus Sumanti mengatakan, anggaran pemeliharaan irigasi lebih banyak dialokasikan untuk Daerah Irigasi (DI) Noongan Kabupaten Minahasa yang mencapai Rp 4.5 miliar, mengairi sawah seluas 1200 hektar hingga KecamatanKkakas. Anggaran ini mengalami kenaikan dibanding tahun 2015 lalu yang mencapai Rp 3,9 miliar. Sementara untuk DI Ranombolay mendapat anggaran Rp 2,5 miliar, atau turun dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 3 miliar.

Sementara untuk  DI Lahendong di Kabupaten Minahasa Tenggara mendapat anggaran Rp 3 miliar, atau turun dibanding tahun 2015 yang mencapai Rp 3,9 miliar. “Semua paket proyek sudah ditenderkan dan sekarang mulai dikerjakan oleh pemenang tender,” kata Sumanti meyakinkan.

Lebih jauh Janus mengatakan, pihak Dinas Pekerjaan Umum Prop Sulut berupaya membangun jaringan irigasi agar lahan persawahan dapat dialiri air. Namun untuk pemeliharaan diharapkan dari petani sebagai pengguna. “Jaringan irigasi yang tidak terpelihara tentu akan mengurangi prosukai padi sawah,” katanya. (CS)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s